seruan-penguncian-nasional-india-meningkat-1

Teriakan penguncian nasional India meningkat

Mumbai (ANTARA) – Angka  kematian kelanjutan COVID-19 di India meningkat hingga lebih dari 4, 000 dalam hari ke-2 berturut-turut pada Minggu, seiring dengan meningkatnya seruan untuk pemberlakuan penguncian nasional buat menekan penyebaran virus corona.

Kementerian Kesehatan India telah melaporkan 4. 092 kematian dalam 24 tanda terakhir, menjadikan total jumlah kematian akibat COVID-19 sebanyak 242. 362. Jumlah kasus baru meningkat sebanyak 403. 738, sedikit lebih hina dari angka rekor dan menjadikan total jumlah peristiwa sejak awal pandemi sebanyak 22, 3 juta.

India telah terdampak parah oleh gelombang kedua pandemi COVID-19 dengan kasus-kasus dan kematian mencapai rekor setiap dua hari. Secara kekurangan oksigen dan peraduan yang akut di rumah-rumah sakit, serta kamar jenazah dan krematorium yang penuh, para ahli mengatakan bahwa angka kasus COVID-19 serta jumlah kematian yang sesungguhnya mungkin jauh lebih mulia.

Banyak negara bagian India telah menetapkan penguncian yang ketat pada satu bulan terakhir buat menekan lonjakan infeksi, kala negara bagian lain mencanangkan pembatasan terhadap pergerakan terbuka dan menutup bioskop, restoran, pub, dan pusat perbelanjaan.

Namun lagu terus ditujukan terhadap Pertama Menter Narendra Modi untuk mengumumkan penguncian nasional, laksana apa yang telah diberlakukan pada gelombang pertama pada tahun lalu.

Pada Sabtu, India melaporkan angka kematian COVID-19 harian tertingginya dengan 4. 187 korban meninggal dunia. Institut Evaluasi dan Matriks Kesehatan tubuh mengestimasi bahwa India bakal menyaksikan satu juta mair akibat COVID-19 pada Agustus.

Dukungan telah mengalir dari berbagai negeri di dunia dalam wujud tabung-tabung oksigen dan konsentrator, ventilator, serta peralatan medis lainnya bagi rumah-rumah melempem yang kewalahan.

Sumber: Reuters

Penerjemah: Aria Cindyara
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2021