Sri Mulyani: Krisis COVID-19 jadi jalan perkuat fondasi negara

Sri Mulyani: Krisis COVID-19 jadi jalan perkuat fondasi negara

Kita akan terus memfokuskan seluruh gaya dan pikiran untuk mengatasinya dan membangun pondasi Indonesia ke depan

Jakarta (ANTARA) – Gajah Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan krisis pandemi COVID-19 merupakan kesempatan untuk memperkuat fondasi negara secara berbagai formulasi langkah-langkah kebijakan yang tepat.

“Melihat suatu gawat sebagai kesempatan untuk mampu memformulasikan langkah-langkah yang tepat dan lalu membangun fondasi negara menjadi lebih kuat, ” katanya dalam Upacara Hari Oeang RI Ke-74 dalam Jakarta, Sabtu.

Baca juga: Sri Mulyani: APBN instrumen penting bantu masyarakat hadapi pandemi

Sri Mulyani mengatakan pandemi ini bukan hanya merupakan masalah kesehatan yang telah memakan target jiwa namun juga berimplikasi di sosial, ekonomi, dan keuangan seluruh masyarakat.

“Indonesia berjuang keluar dari COVID-19 seperti yang dihadapi 200 negara lain dalam dunia. Kita akan terus memfokuskan seluruh tenaga dan pikiran buat mengatasinya dan membangun fondasi Indonesia ke depan, ” katanya.

Ia menuturkan saat tersebut pemerintah sedang berjuang membuat formulasi kebijakan dari sisi ekonomi agar pertumbuhan kuartal III dan IV bisa tetap terjaga karena telah tertekan sangat dalam pada kuartal II mencapai 5, 32 komisi.

“Kita terus berjuang agar pemulihan berjalan terutama di kuartal III ini setelah menghadapi kondisi tidak mudah pada kuartal II dengan kontraksi mencapai 5, 3 persen, ” ujarnya.

Baca serupa: Sri Mulyani akan jaga parameter untuk topang pertumbuhan kuartal IV

Sri Mulyani melanjutkan pemerintah juga berupaya untuk membentuk formulasi kebijakan dalam rangka memberi perlindungan kepada kelompok terdampak agar dapat bertahan pada tengah krisis pandemi.

“Kita harus terus mewujudkan kebijakan untuk mendorong ekonomi kembali berjalan dengan angka konsumsi yang menyusun, sehingga produsen bisa memproduksi elok untuk UKM maupun usaha menengah besar, ” jelasnya.

Sri Mulyani pun mengingatkan para-para jajaran di Kementerian Keuangan harus mampu mengambil langkah kebijakan yang antisipatif dan responsif dalam status sangat tidak biasa ini.

Ia berterima kasih pada para jajarannya yang sejauh tersebut telah aktif dalam membentuk berbagai formulasi kebijakan dalam rangka merespons dan menangani dampak COVID-19 terhadap keuangan negara.

“Meskipun harus bekerja dari rumah tapi tidak menghalangi kemampuan Kemenkeu untuk terus merumuskan langkah-langkah dalam positif masyarakat, mengembalikan ekonomi, serta membentuk fondasi Indonesia, ” tegasnya.

Baca juga: Kemenkeu berupaya capai lima rencana prioritas reformasi struktural

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020