Pemerintah sudah salurkan Rp18 triliun lebih BLT Dana Desa

Jakarta (ANTARA) – Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi mengatakan kalau pemerintah sudah menyalurkan Rp18 triliun lebih Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.

“Dana tempat untuk BLT yang sudah tersalur mencapai Rp18 triliun lebih. Itu merupakan salah satu kegiatan pembantu resiliensi ekonomi desa melalui BLT Dana Desa, ” katanya sebagaimana dikutip dalam siaran  pers departemen di  Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan bahwa pemerintah sudah menyalurkan  Rp18, 1 triliun pada 8. 001. 512 keluarga penyambut manfaat (KPM) di perdesaan dan berharap bantuan tersebut bisa meningkatkan daya beli warga dan menjelma pengungkit pertumbuhan ekonomi desa.

Selain disalurkan kepada warga dalam bentuk BLT, semasa pandemi  Dana Desa juga digunakan buat menjalankan program  Padat Karya Tunai Desa (PKTD), yang memberikan jalan kerja bagi warga desa.

Budi mengatakan bahwa  pandemi COVID-19 dampaknya luas. Masyarakat di perdesaan pun ikut merasakan dampaknya.

“Maka sesuai suruhan Presiden, Dana Desa dialokasikan untuk tiga hal yakni BLT, PKTD, dan berbagai program sosial untuk mendukung jaring pengaman sosial untuk masyarakat perdesaan, ” katanya.

Ia menjelaskan pula bahwa persentase Dana Desa yang mengakar ke Rekening Kas Desa (RKDes) pada 2020 sampai 24 Oktober tercatat 80, 87 persen, lebih tinggi daripada persentase Dana Kampung yang masuk ke RKDes  di kurun yang sama tahun 2019 yang tercatat 61, 54 persen.

“Ada perbandingan year on year , tahun 2019 dengan tahun 2020. Per 24 Oktober, kita bisa lihat, Dana Desa yang reda ke rekening desa itu sudah mencakup 80, 87 persen, bertambah tinggi dibanding tahun sebelumnya, ” katanya.

Baca juga:
Mendes PDTT: BLT Dana Desa telah tersalur 100 persen
Mendes biji PKTD, Desa Aman COVID-19 & BLT DD sudah sangat optimal

Pewarta: Katriana
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2020