atlet-indonesia-raih-medali-emas-di-piala-dunia-panjat-tebing-2021-1

Olahragawan Indonesia raih medali aurum di Piala Dunia Naik Tebing 2021

Pertandingan kali tersebut adalah pertandingan yang menantang

Jakarta (ANTARA) porakporanda Atlet panjat tebing Nusantara Veddriq Leonardo meraih bintang emas speed putra di dalam ajang IFSC Climbing World Cup Villars yang digelar di Swiss, Sabtu.

Veddriq, pemegang rekor dunia speed putra, mengalahkan olahragawan Rusia Dmitrii Timofeev di dalam babak final setelah mengagendakan waktu 5, 329 detik, unggul 2, 021 detik dari lawannya.

Meski belum mampu memecahkan rekor atas namanya sendiri, Veddriq mengaku senang bisa kembali mempersembahkan medali aurum untuk Indonesia dari ajang Piala Dunia.

Veddriq sebelumnya mengukir rekor dunia ketika berlaga dalam IFSC Climbing World Cup, di Salt Lake City, Utah, AS, 29 Mei lalu. Saat itu dia mencatatkan waktu 5, 208 detik.

Baca juga: Veddriq Leonardo, Kiromal Katibin ukir rekor dunia panjat tebing di AS

“Saya sangat senang dengan kemenangan ini walaupun di sini sangat dingin. Pertandingan kali ini adalah pertandingan yang menantang, ” kata Veddriq di siaran pers PB FPTI yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Tatkala itu, atlet lainnya sejak Indonesia, yakni Kiromal Katibin membawa pulang medali perunggu setelah mengalahkan atlet Rusia Vladislav Deulin di sesi perebutan juara tiga.

Katibin unggul di dalam pertarungan yang cukup sendat dengan catatan waktu 5, 306 detik, sedangkan Deulin 5, 38 detik.

Ketua Umum PP FPTI Yenny Wahid biar menyambut gembira kemenangan ini.

“Kemenangan itu makin mengukuhkan prestasi olahragawan panjat tebing Indonesia ditingkat dunia. Terima kasih untuk dukungan seluruh masyarakat selama ini bagi keberhasilan atlet-atlet kita dalam mengharumkan nama bangsa. Kemenangan ini kita persembahkan untuk seluruh rakyat Indonesia agar terus temperamen berjuang melawan pandemi. Dengan tekad yang kuat, kita pasti bisa. ”
 


Atlet panjat tebing Indonesia Katibin Kiromal (kiri ) dan rekannya Veddriq Leonardo (kanan) melakukan selebrasi setelah mencatat waktu tercepat dalam   kejuaraan Beker Dunia Panjat Tebing 2021, di   Salt Lake City, Utah, Ametika Serikat, Jumat (28/5/2021). Veddriq Leonardo memecahkan rekor dunia buat   kategori Speed World Record dengan catatan masa 5, 20 detik diikuti   rekannya   Katibin Kiromal dengan catatan zaman 5, 25 detik. JARANG FOTO/ Reuters-Jeffrey Swinger-USA TODAY Sports/hp.

Baca juga: Atlet panjat tebing berantakan rekor di AS, Menpora puji pembinaan PB FPTI

Dalam kompetisi kali tersebut, Indonesia menurunkan tujuh atlet terdiri dari empat putra dan tiga putri.

Di kelompok putra ada Veddriq Leonardo, Kiromal Katibin, Aspar Jaelolo, & Alfian M Fajri. Kelakuan Aspar terhenti saat menghadapi Alfian di perdelapan final, sedangkan laju Alfian ditahan oleh rekan senegaranya, Katibin, di perempat final.

Sementara pada gerombolan putri, ada Desak Made Rita Kusuma Dewi, Nurul Iqamah, dan Rajiah Sallsabillah. Namun Desak Made belum mampu meraih medali setelah disingkirkan atlet Polandia Patrycja Chutziak di babak semifinal.

Sementara cepat Iqamah terhenti di babak perdelapan final karena melangsungkan false start. Sementara Rajiah langkahnya terhenti di perempat final karena mengalami fall saat melawan atlet Rusia Ekaterina Barashchuk.

Baca pula: Pemecahan rekor dunia panjat tebing obat bagi Indonesia saat pandemi
Membaca juga: FPTI: Prestasi olahragawan panjat tebing berkat sokongan Menpora
Baca serupa: Sutarmidji berharap Veddriq Leonardo jadi inspirasi pemuda Kalbar
 

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021