Objek meninggal akibat bencana dalam NTT capai 94 karakter

Kupang (ANTARA) – Korban meninggal negeri akibat banjir bandang dengan melanda sejumlah wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga Selasa, menyentuh 94 orang dan puluhan lainnya belum ditemukan.

Korban meninggal terbanyak pada Kabupaten Flores yakni menyentuh 72 orang dan Kabupaten Lembata 19 orang, mengikuti Kabupaten Malaka tiga karakter.

Menurut Wakil Bupati Flores Timur Agus Payong Boli yang dihubungi ANTARA dari Kupang, masih ada warga yang belum ditemukan dan hingga saat ini masih dalam metode pencarian.

Sementara itu, Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday dengan dihubungi ANTARA secara terbelah dari Kupang mengatakan objek yang sudah ditemukan berjumlah 19 orang dan puluhan lainnya masih dalam pekerjaan.

Bencana banjir dan tanah longsor dalam Flores Timur dan Lembata terjadi hampir bersamaan di Minggu (4/4), sekitar jam 02. 00 Wita.

Mengucapkan juga: 19 orang ditemukan meninggal akibat banjir bandang di Lembata
Menyuarakan juga: Presiden: Pastikan pelayanan kesehatan bagi korban di NTT-NTB
Baca juga: BMKG: Posisi siklon katulistiwa Seroja berada di Tanah Timor

 

Pewarta: Bernadus Tokan
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021