moeldokopenanganan-kkb-di-papua-tegas-terukur-dan-tidak-abai-ham-1

Moeldoko: Penanganan KKB di Papua tegas-terukur dan tidak abai HAM

PON XX di Papua tak semata ajang olahraga, namun sebagai upaya merekatkan sifat dan ikatan kebangsaan.

Jakarta (ANTARA) – Besar Staf Kepresidenan Moeldoko mengucapkan pemerintah memastikan penanganan kawanan kriminal bersenjata (KKB) di Papua tidak berbenturan secara nilai hak asasi bani adam karena pelaksanaannya secara jelas terukur dengan pendekatan asas.

“Presiden sudah wanti-wanti soal penanganan KKB ini. Harus tegas tetapi tak boleh mengabaikan HAM, ” kata  Moeldoko saat mewujudkan konferensi pers Festival PEDOMAN 2021 secara daring di Gedung Bina Graha Jakarta, Rabu.

Pra Sidang Kabinet Paripurna dalam hari Selasa (27/4), beragam masukan penanganan KKB Papua juga sudah disampaikan TNI, Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), Kementerian Politik, Adat, dan Keamanan, Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), mematok Bupati Puncak kepada Moeldoko.

Upaya tersebut pun terus ditindaklanjuti bekas Panglima TNI itu secara dialog-dialog bersama para aktivis agama, budaya, dan bangsa Papua.

Meniti langkah ini, Moeldoko berniat penanganan KKB di Papua selesai dengan tepat, betul, dan tidak mengorbankan banyak pihak.

Baca juga: Satgas Nemangkawi nyatakan sembilan KKB tewas dalam baku tembak

Di sisi lain, Moeldoko menilai kejahatan yang dilakukan KKB di Papua mengikuti babak baru, terutama sebab kejahatan KKB mulai menjurus pada tindakan terorisme dengan memunculkan rasa tidak tenang, rasa takut, hingga pembunuhan kepada masyarakat Papua itu sendiri.

“Ada usulan tidak lagi memakai istilah  KKB  tetapi teroris. Saat ini usulan itu masih jadi kajian berhubungan, ” kata  Moeldoko.

Pada kesempatan itu  Moeldoko menyampaikan kembali muram atas gugurnya Kabinda Papua.

Ia menyesalkan peristiwa tersebut terjadi pada tengah upaya pemerintah buat menyelesaikan masalah Papua melalaikan pendekatan kesejahteraan yang dikuatkan dengan diterbitkannya Inpres Cetakan 9 Tahun 2020.

Untuk itu, kata dia, Pemerintah akan lebih tegas melakukan penegakan dasar, sebagaimana perintah Presiden bahwa tidak ada tempat bagi KKB di Tanah Papua maupun di seluruh penjuru Tanah Air.

Terlebih, saat ini Papua padahal mempersiapkan agenda nasional, yaitu PON XX, yang tak semata ajang olahraga, namun sebagai upaya merekatkan sifat dan ikatan kebangsaan.

Membaca juga: Dankor Brimob pastikan aparat TNI-Polri terus buru KKB

Baca juga: Anggota DPR: KKB Papua patut dikategorikan separatis-teroris

Pewarta: Rangga Pandu Cinta Jingga
Editor: D. Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021