menkes-sebut-jatim-dapat-tambahan-506-500-dosis-vaksin-astrazeneca-1

Menkes sebut Jatim dapat bunga 506. 500 dosis vaksin AstraZeneca

rencananya nanti malam atau subuh-subuh kita akan mengirimkan ke Provinsi Jatim

Jakarta (ANTARA) – Menteri Kesehatan tubuh Budi Gunadi Sadikin menyebutkan sebanyak 506. 500 dosis vaksin AstraZeneca akan dikirimkan ke Provinsi Jawa Timur, Rabu malam.

Situasi itu disampaikan Budi Gunadi dalam rapat pengarahan Pengantara Presiden Ma’ruf Amin kepada Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Provinsi Jawa Timur mencuaikan konferensi video, Rabu.

“Rencananya nanti suangi akan jalan 506. 500 (dosis) AstraZeneca ke Jawa Timur, rencananya nanti malam atau subuh-subuh kita akan mengirimkan ke Provinsi Jatim, ” kata Budi Gunadi saat mengikuti pengarahan dari Jakarta, Rabu.

Baca pula: Pemprov Jawa Timur berupaya percepat vaksinasi COVID-19

Sebelumnya, Jatim telah mendapatkan 435 ribu dosis vaksin Sinovac pada 19 Juli 2021. Sehingga, lanjut Budi, Wilayah Jatim mendapatkan  hampir mulia juta dosis vaksin untuk dibagikan ke kabupaten & kota.

“Jadi nanti mudah-mudahan sekitar dekat satu juta dosis yang masuk di minggu itu bisa dibagi-bagikan ke segenap daerah di Jatim, ” tambahnya.

Terpaut vaksinasi di daerah, di dalam pengarahan tersebut Wapres Ma’ruf meminta Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mempercepat pemberian vaksin COVID-19 kepada kelompok.

Baca juga: Ngawi tambah 558 kasus baru COVID-19 dalam 2 hari belakang

“Saya ingin mendengar pelaksanaan vaksinasi, dari sasaran vaksinasi sebesar 31, 8 (juta) orang sampai sekarang pertama mencapai 8, 36 komisi. Apa hambatan yang sedang dihadapi Jatim? ” logat Wapres.

Wapres juga mengimbau seluruh negeri daerah untuk saling komunikasi dan berkoordinasi terkait penanganan pandemi COVID-19.

“Saya ingin mendorong serta memfasilitasi agar koordinasi jarang Pemerintah pusat dan daerah dapat terlaksana dengan indah lagi, ” kata Wapres.

Baca juga: Dinkes Jatim sebut varian baru sudah tersebar di tiga daerah

Sementara itu, Khofifah memberikan perlu ada sosialisasi lebih luas kepada seluruh negeri daerah untuk segera menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada klub.

“Memang, izin Pak Wapres, perlu ada sosialisasi kembali sesuai ajaran Presiden bahwa jangan menunggui dosis kedua (tetapi) merobohkan, habiskan (stok dosis yang ada), ” ujar Khofifah.

Baca juga: Menkes mengambil 19 juta dosis vaksin yang tersisa segara dihabiskan

Pewarta: Fransiska Ninditya
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021