Makna minyak turun, jenis WTI jadi 62, 32 dolar/barel

New York (ANTARA) – Harga minyak mentah turun pada Jumat (20/8/2021), mencatat kerugian mingguan yang nyata.

Patra mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) pengiriman September kehilangan 1, 37 dolar AS atau hampir dua, 2 persen menjadi bermukim 62, 32 dolar GANDAR per barel di New York Mercantile Exchange (NYMEX).

Sedangkan, macam Brent untuk pengiriman Oktober turun 1, 27 dolar AS atau 1, 9 persen menjadi ditutup pada 65, 18 dolar GANDAR per barel di London ICE Futures Exchange.

Untuk minggu itu, patokan harga minyak remaja AS jatuh 8, 9 persen, sementara Brent turun 7, 7 persen.

Kemunduran terjadi sebab para pedagang khawatir kalau penyebaran cepat varian Delta dari COVID-19 akan memperlambat pemulihan permintaan.

“Kami melihat penurunan makna ini berlebihan. Sejauh itu, kekhawatiran permintaan yang bertanggung jawab untuk itu, beberapa besar hanya ada di benak para pelaku rekan, ” kata Carsten Fritsch, analis energi Commerzbank Research, dalam sebuah catatan di dalam Jumat.

“Terlepas revisi turun IEA dari perkiraan permintaan seminggu yang lalu, tidak ada petunjuk yang benar-benar kuat untuk mengonfirmasi hal ini, ” tambahnya, seperti dilansir Xinhua.

Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan di laporan bulanannya, yang diawasi ketat dan dirilis minggu lalu, pertumbuhan permintaan tiba-tiba berbalik arah pada Juli setelah kenaikan nyata di dalam Juni, “dan prospek untuk sisa tahun 2021 telah diturunkan karena perkembangan dengan memburuk dari pandemi dan revisi data historis. ”

Pengawas gaya internasional juga membayangkan hendak ada surplus pasokan yang cukup besar pada tahun depan jika OPEC+ pasti pada rencananya dan sepenuhnya membalikkan pengurangan produksinya.

Menyuarakan juga: Harga minyak turun terbebani kasus COVID-19

Mengucapkan juga: Harga minyak mendarat meski persediaan AS turun

Penerjemah: Liku Dewanto
Editor: Sifat Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021