luhut-rspj-ekstensi-covid-19-asrama-haji-pondok-gede-siap-digunakan-1

Luhut: RSPJ Ekstensi COVID-19 Pondok Haji Pondok Gede siap digunakan

Tersedia 150 tempat tidur pembelaan intensif yang sudah jadi. Ini akan digunakan buat melayani pasien dengan isyarat berat atau bahkan di dalam kondisi kritis. Ini siap untuk dioperasikan dalam 2-3 hari ke depan

Jakarta (ANTARA) – Gajah Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meninjau RS Darurat Asrama Haji Tempat tinggal Gede, Jakarta Timur untuk memastikan kesiapan dijadikan wadah isolasi mandiri bagi anak obat COVID-19.

“Ada 150 ranjang perawatan intensif yang sudah siap. Ini bakal digunakan untuk melayani pasien dengan gejala berat atau bahkan dalam kondisi gawat. Ini siap untuk dioperasikan dalam 2-3 hari ke depan, ” kata Luhut dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Taat Luhut, yang lebih cakap lagi dari RS Genting Asrama Haji Pondok Besar tersebut adalah banyak peralatannya yang buatan dalam kampung. “Saya pikir bagus itu, ” ujarnya.

Ia menjelaskan, PT Pertamina Bina Medika (Pertamedika) menarik UPT Asrama Haji Embarkasi Jakarta memanfaatkan Asrama Haji Untuk digunakan sebagai RS Khusus COVID-19.

Penyediaan fasilitas ini sepenuhnya mendapat dukungan dari Kemenko Marves, Kementerian BUMN, Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, Kementerian PUPR dan PT Pertamina (Persero) membangun RS istimewa COVID-19 yang pengelolaannya berharta di bawah manajemen RS Pertamina Jaya (RSPJ) dengan diberi nama RSPJ Perluasan COVID-19.

Menyimpan gedung Arofah, RSPJ Ekstensi COVID-19 memiliki fasilitas pelayanan ruang IGD dengan 24 peraduan ICU dan 6 ranjang non ICU.

Ruang rawat isolasi berada di lantai II, III dan IV dengan sejumlah 16 tempat tidur HCU dan 104 tempat tidur ICU sehingga total kapasitas RS 150 bedisolasi COVID-19.

RSPJ Ekstensi Covid-19 dilengkapi dengan 74 unit mesin ventilator, 50 unit High Flow Nasal Canul (HFNC) & 124 alat bantu pernafasan.

Berbagai wahana medis yang sangat istimewa juga disiapkan di RS ini seperti oksigen sentral, negative pressure dengan hepafilter, radiologi x-ray dan Laboratorium Klinik.

“Rumah sakit ini akan mengangkat program Kemenkes dalam mendirikan penambahan tempat tidur khusus COVID-19 dan merupakan masukan konkret kontribusi BUMN dalam penanganan situasi pandemi dengan kritikal dan berat tersebut, ” kata Direktur Pokok PT Pertamina Bina Medika IHC, dr. Fathema Djan Rachmat.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak delapan gedung di RS Lapangan Kos Haji Pondok Gede mau difungsikan untuk perawatan serius, gejala sedang, dan asrama perawat.

Pemanfaatan dari ruangan nantinya memperhatikan zoning risiko, sirkulasi hawa, akses dan jalur lalu-lintas petugas, pasien, logistik, & barang bersih atau rendah.

Satu gedung, akan difungsikan untuk perawatan intensif, lima gedung untuk gejala sedang, dan perut gedung untuk asrama pembela.

“Setiap gedung, punya kamar yang digunakan sebagai ruang tindakan, ruang farmasi, laundry, dan ruang petugas. In total (secara total), kita punya 785 tempat tidur (TT), ” kata Menteri Kesehatan Akhlak Gunadi Sadikin.

Baca pula: DPR: Asrama Haji Pondok Gede menjadi RS Perlu COVID-19

Baca juga: Kemenag siapkan Asrama Haji Jambar Gede jadi RS Genting

Baca pula: Asrama Haji Bekasi jadi RS Darurat COVID-19
 

Pewarta: Royke Sinaga
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2021