IMG-20200627-WA0000_1

Luhut dukung usaha rintisan pro keluaran lokal

Kita sudah buat insentif untuk UMKM, dan pantas kita siapkan

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah akan memberi pertolongan penuh bagi usaha rintisan atau  startup yang terus berupaya memberdayakan masyarakat terutama pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Saya senang dan bangga menentang perusahaan ini, kalian terus kembangkan untuk Indonesia, kita buat yang terbaik untuk Indonesia, saya pasti bantu. Sekaligus kita bangun persekutuan, kau ikutkan pula dari NTB, dan NTT, dan dari kurang perwakilan, jadi jangan fokus di Pulau Jawa saja. Kita sudah buat insentif untuk UMKM, dan sedang kita siapkan, ” perkataan Luhut dalam arahannya via gambar conference kepada para anak bujang penggagas, pendiri dan pengelola platform dompet digital DANA Indonesia.

Dalam keterangan tertulis pada Jakarta, Sabtu, Luhut menyampaikan keinginannya untuk bertemu dengan berbagai pacar UMKM yang tergabung di PERSEDIAAN dari perwakilan seluruh Indonesia. Secara begitu, pemerintah dapat mengetahui keluhan atau kendala yang ada dalam lapangan, langsung dari para pelaku UMKM.

“Di kalian pun kalau ada yang perkembangan dan perlu bantuan pemerintah, beritahu saja. Jadi mereka bisa sampaikan keluhannya, agar bisa dibantu, nanti saya perintahkan jajaran saya untuk tindak lanjuti berbagai kendala tersebut, ” imbuhnya.

Luhut juga berpesan agar segera dikerjakan pembenahan terhadap pengembangan startup lokal. Ia juga mengingatkan kebanggaan buat membawa nama Indonesia harus tetap dijunjung tinggi oleh para pelaku startup lokal tersebut.

DANA Indonesia berkomitmen, onboarding atau masuknya UMKM ke ekosistem digital mampu didorong hingga 150 ribu bagian UMKM hingga akhir tahun 2020. Startup dompet digital itu selalu melakukan edukasi kewirausahaan UMKM serta pemasaran UMKM.

CEO DANA Indonesia Vincent Henry Iswaratioso memaparkan hingga saat ini sudah ada 6. 000 UMKM terlibat dalam sistem mereka dari target Juni ini sebanyak 10. 000 UMKM.

Startup itu tengah menggulirkan berbagai program tiba dari DANA Akuisisi Lapangan yang menargetkan 45. 000 UMKM, juga program Bantu Warung Tetangga secara target 15. 000 UMKM.

“Program yang akan hadir antara lain, adalah Transformasi UMKM, yakni sosialisasi yang diadakan buat UMKM di daerah yang sudah ditentukan. Program ini dengan menyerahkan llatform disbursement gratis melalui akun DANA bisnis. Selain kita selalu akan mengadakan digital roadshow istimewa untuk Gernas BBI, target 30. 000-50. 000 UMKM dari Juli-Desember 2020, dengan mekanisme webseminar. Kami juga mengundang dengan hormat Menko Luhut, Gubernur, Kepala Dinas UMKM setempat, dan Kepala Koperasi Kawasan, guna memberikan solusi pembayaran digital dan memaksimalkan teknologi dalam memajukan penjualan, ” jelasnya.

Baca juga: Luhut: Pemulihan ekonomi dan penyelamatan umum bisa beriringan
Baca serupa: Pemerintah luncurkan gerakan nasional biaya pengadaan untuk UMKM
Menyuarakan juga: Luhut ungkap alasan ikut urus UMKM, bagi-bagi dengan Airlangga

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020