Kemensos: Bansos yang kualitasnya kurang elok bisa segera diganti

Kemensos: Bansos yang kualitasnya kurang elok bisa segera diganti

hendak kami tindaklanjuti untuk segera diganti

Jakarta (ANTARA) – Penasihat Jenderal Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos) Kementerian Sosial Pepen Nazaruddin menguatkan warga dapat langsung menukar kalau bantuan sosial (bansos) sembako yang diterima memiliki kualitas produk dengan kurang bagus.

“Ketika ada ketidaksesuaian (produk), sampaikan saja, belakang akan kami tindaklanjuti untuk cepat diganti, ” kata Pepen di dalam siaran pers Kemensos yang diterima di Jakarta, Minggu.

Imbauan itu disampaikan Pepen masa melakukan pemeriksaan kualitas bantuan sembako di Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawa Lumbu, Bekasi, Jawa Barat pada Sabtu (30/5) sore.

Baca serupa: Kemensos terus percepat penyaluran BST dan bansos lain
Menyuarakan juga: Distribusi bansos tahap I lampaui 95 persen

Menurut dia, kehadiran produk dengan kualitas yang tidak sesuai biasanya terjadi pada padi karena diambil dari berbagai distributor dan kualitas beras yang beraneka macam. Pepen menegaskan bahwa pemerintah hendak tetap menjaga bansos yang diberikan berkualitas dan sesuai standar kualifikasi beras premium.

Bersandarkan laporan warga yang diterima sebab Dirjen Linjamsos sejauh ini awak di daerah itu telah menerima bansos sembako dengan kualitas yang bagus.

Dalam lawatan tersebut, Kemensos memastikan hampir 90 persen warga Sepanjang Jaya telah menerima bansos sembako Presiden Joko Widodo tahap ketiga yang dikerjakan oleh pemerintah.

Kejadian itu dibenarkan oleh Ketua RW 02 Sepanjang Jaya, Mansur Hidayat, yang mengatakan bansos sembako periode ketiga diprioritaskan kepada warga dengan belum menerima bantuan apapun.

Baca pula: 4. 000 KK di KBB telah menerima Bansos
Mengaji juga: Kemensos siap konsolidasi dengan kementerian lain terkait bansos

Dia selalu menegaskan tidak ada tumpang tindih penerima bantuan di daerah tersebut untuk bansos sembako penanganan COVID-19 dan juga bantuan reguler serupa Program Keluarga Harapan (PKH) & Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

“Mereka kita tawarkan alternatif, kalau mereka (penerima sandaran PKH) terima (bantuan sembako), konsekuensinya nanti PKH-nya dicabut. Jika sandaran (sembako) diserahkan ke orang asing atau dialihkan, ya artinya silakan PKH-nya jalan terus, ” sekapur Mansur.

Baca juga: Kemensos nyatakan siap jika penyaluran bansos khusus diperpanjang
Baca juga: Kemensos: BST untuk 9 juta keluarga disalurkan pada Juni

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020