kapolda-sebut-kemungkinan-tersangka-baru-kasus-alat-uji-cepat-bekas-1

Kapolda sebut kemungkinan tersangka perdana kasus alat uji segera bekas

Peluang ke depan pengembangan simpulan itu mungkin saja

Medan (ANTARA) –

Penyidik Kepolisian Kawasan Sumatera Utara (Polda Sumut) terus melakukan pengembangan pengkajian untuk mendeteksi kemungkinan adanya tersangka baru, kasus penerapan alat uji cepat antigen di Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang.

“Kami sampai saat ini masih terus melakukan pengembangan kemungkinan pihak-pihak lain yang diduga sebagai pelaku, ” kata pendahuluan Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra, di Zona, Jumat.

Kapolda menyebut tidak menutup kemungkinan adanya simpulan baru dalam kasus pengingkaran tindak pidana kesehatan itu.

“Kemungkinan ke depan perluasan tersangka itu mungkin saja, ” ujarnya pula.

Sebelumnya, Polda Sumut mengungkap kasus penggunaan alat uji cepat antigen bekas di Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang oleh petugas PT Kimia Farma Diagnostik dengan sudah dilakukan sejak Desember 2020.

Dalam kasus tersebut, pihak Polda Sumut sudah menetapkan lima orang tersangka, masing-masing berinisial PM, DP, SP, MR dan RN.

Salah satu tersangka, berinisial PM merupakan Pelaksana Tugas Branch Manager Laboratorium Kimia Farma Medan yang beruang di Jalan RA Kartini.

Pewarta: Nur Aprilliana Br. Sitorus
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021