erick-thohir-umkm-dan-bumn-adalah-tulang-punggung-ekonomi-1

Erick Thohir: UMKM dan BUMN adalah tulang punggung ekonomi

Semoga UMKM Indonesia senantiasa bangkit, semakin tangguh. Kami bersama  Anda

Jakarta (ANTARA) kepala Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta BUMN adalah tulang punggung perekonomian Indonesia.

“UMKM dan BUMN, tulang tumpuan ekonomi Indonesia, ” ujar Erick Thohir seperti dikutip dari akun Instagram-nya @erickthohir di Jakarta, Jumat.

Erick mengatakan bahwa mentransformasi BUMN dan menjadikannya naik kelas sebagai pemain global, merupakan tugas istimewa dirinya sebagai Menteri BUMN. Tetapi, menjadikan UMKM, pranata usaha milik rakyat, yang kuat dan tangguh berdaya saing adalah merupakan suruhan bersama semua pihak.

Menurut dia, BUMN berkomitmen untuk senantiasa menyala keras, bahu-membahu agar semesta pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, ketersediaan energi, akses telekomunikasi sampai dengan pembiayaan usaha bagi rakyat Indonesia dapat terpenuhi dengan baik, jadi dunia usaha dapat berjalan lancar, berderap aktif.

Inisiatif keterlibatan UMKM sebagai mitra dari rantai pasok industri serta pengadaan barang dan jasa BUMN, adalah bentuk nyata, sinergi yang berkelanjutan.

“Semoga UMKM Indonesia senantiasa bangkit, semakin tangguh. Kami bersama  Anda, ” kata pendahuluan Erick Thohir.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir akan memperluas akses bagi pelaku UMKM di rangka membangun ekosistem jalan yang lebih sehat.

Menteri BUMN mempertontonkan program Pasar Digital UMKM (PaDi) yang mana buat pengadaan Rp250 juta datang dengan Rp14 miliar, Kementerian BUMN sudah mengeluarkan susunan tidak ada lagi BUMN yang ikut tender.

PaDi UMKM merupakan ekosistem yang disediakan BUMN untuk UMKM, yang dekat keseluruhan prosesnya melibatkan BUMN. Proses transaksi pembayaran belanja di PaDi UMKM dapat menggunakan virtual account dengan disediakan oleh Bank Himbara.

Belanja BUMN pada UMKM ditekankan untuk mengutamakan pada produk hasil karya dalam negeri ataupun produk yang memiliki tingkat komponen dalam negeri (TKDN) relatif tinggi. Hal itu juga didukung dengan kualitas produk dalam negeri dengan saat ini sudah jauh lebih baik.

Baca serupa: BUMN Holding Jasa Inspeksi komitmen dorong UMKM buat naik kelas
Baca juga: Holding BUMN ua mikro akan targetkan 44 juta pengusaha ua mikro
Baca juga: Departemen BUMN ajak masyarakat cintai dan beli produk UMKM lokal

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021