DPR agendakan pengesahan Prolegnas 2021 dalam Paripurna Selasa terang

Semua iktikad yang masuk kita pertimbangkan dalam menyusun Prolegnas Prioritas 2021

Jakarta (ANTARA) – Ketua DPR MENODAI Puan Maharani mengatakan dirinya akan memimpin Rapat Paripurna DPR RI pada Selasa siang dengan salah kepala agenda adalah pengesahan Rencana Legislasi Nasional (Prolegnas) Pengutamaan 2021.

“Rapat Sempurna siang nanti akan menerima laporan Badan Legislasi (Baleg) terkait Prolegnas Prioritas 2021 untuk dimintakan persetujuannya ke Paripurna DPR, ” sebutan Puan dalam keterangannya dalam Jakarta, Selasa.

Dia menjelaskan Pimpinan Baleg akan menyampaikan laporan hasil penyusunan dan pembahasan Prolegnas RUU Prioritas Tahun 2021 dan Prolegnas Perubahan Tarikh 2020-2024 yang telah dibahas antara Baleg DPR bergabung Menteri Hukum dan PEDOMAN serta Panitia Perancang Peraturan (PPUU) DPD RI.

Puan mengatakan DPR RI mendengar semua informasi masyarakat, terkait RUU barang apa saja yang masuk di dalam Prolegnas Prioritas 2021.

“Semua aspirasi dengan masuk kita pertimbangkan di menyusun Prolegnas Prioritas 2021, ” ujarnya.

Baca juga: Baleg: Pendalaman RKUHP tunggu masuk Prolegnas Prioritas 2021

Baca juga: RUU Pemilu nasibnya “layu sebelum berkembang”

Menurut dia, DPR RI terus berkomitmen meningkatkan kinerja legislasi serta paradigma yang harus dikembangkan dalam mengukur kinerja kegiatan legislasi DPR RI adalah pada kualitas produk legislasi.

Politisi PDI Perjuangan itu menilai produk legislasi yang berkualitas selain dapat memenuhi kebutuhan hukum nasional dan kepastian kaidah, juga dapat meningkatkan pertambahan dan kualitas kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Karena itu DPR berkomitmen untuk membuka ruang kontribusi bagi rakyat dalam pada setiap pembahasan RUU, ” katanya.

Rapat Lengkap DPR RI tersebut serupa mengagendakan pembicaraan Tingkat II atau pengambilan keputusan terhadap RUU tentang Pengesahan Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Jarang Republik Indonesia dan Negara2 EFTA (“Comprehensive Economic Partnership Agreement Between The Republic of Indonesia and The EFTA States”).

Sebelumnya, dalam Rapat Kerja (Raker) Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dengan negeri dan Panitia Perancang Peraturan (PPUU) DPD RI di dalam Senin (9/3) menyepakati perubahan daftar RUU yang masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2021 serta Prolegnas 2020-2024.

Raker tersebut menyepakati jumlah RUU yang masuk di Prolegnas Prioritas 2021 sebesar 33 RUU, dan sebanyak 246 RUU masuk di dalam Prolegnas 2020-2024.

Baca pula: Yasonna nilai kesepakatan RUU Prolegnas prioritas 2021 hasil terbaik

Baca juga: Baleg DPR RI sahkan 33 Prolegnas Prioritas 2021

Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2021