Berharap bantuan, 800 hektare lahan gabah di Bekasi terancam kekeringan

Berharap bantuan, 800 hektare lahan gabah di Bekasi terancam kekeringan

Kami masih menunggu laporan sebab petugas di lapangan sembari menunggui respons bantuan yang kami ejekan ke pemerintah provinsi dan departemen

Cikarang, Bekasi (ANTARA) semrawut Sebanyak 800 hektare lahan gabah di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terancam kekeringan jika musim besar masih berlanjut hingga beberapa kamar ke depan.

“800 hektare lahan pertanian yang sudah ditanam padi itu tersebar di sebanyak wilayah kami, ” kata Besar Bidang Tanaman Pangan pada Biro Pertanian Kabupaten Bekasi Nayu Kulsum di Cikarang, Sabtu.

Nayu mengatakan dari total 5. 000 hektare target tanaman gabah pada periode masa tanam September 2020 ini baru 800 hektare yang sudah berhasil ditanam.

“Sisanya tidak terealisasi menetapi perhitungan musim kemarau yang dapat menggagalkan produktivitas tanaman padi, ” katanya.

Baca juga: Dampak kekeringan, petani di Bekasi diimbau tunda tanam padi

Menurut dia, apabila musim perut kali ini berlangsung hingga beberapa bulan ke depan maka padi yang sudah ditanam terancam gagal pengetaman.

“Bisa saja terjadi kekeringan hingga menyebabkan gagal pengetaman. Ini yang harus kita antisipasi dari sekarang, ” ucapnya.

Pihaknya telah mengajukan aplikasi bantuan pengadaan pompa air kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan Kementerian Pertanian untuk menolong petani mengatasi masalah kekeringan.

“Salah satu upaya ana dengan meminta bantuan pompa air. Semoga bisa segera terealisasi agar membantu para petani dalam mengantisipasi musim kemarau, ” ungkapnya.

Baca pula: Penanaman padi gogo di Bekasi diperluas jadi 19. 000 hektare

Nayu menyebut selain kemarau faktor pasal kekeringan di lahan pertanian Kabupaten Bekasi adalah kerusakan saluran tali air serta letak lahan pertanian yang lebih tinggi dari saluran irigasi sehingga membutuhkan pompa air buat mengaliri areal persawahan.

“Seperti krisis air di wilayah utara karena memang irigasi cairan banyak mengalami kerusakan dan situasi lahan pertanian lebih tinggi dibanding saluran irigasi, ” katanya.

Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi kini tengah menginventarisir berapa luas lahan tanam padi yang sudah mulai mengering dengan menerjunkan aparat ke lapangan.

“Kami masih menunggu laporan dari petugas di lapangan sembari menunggu respons bantuan yang kami ajukan ke pemerintah provinsi dan kementerian, ” kata dia.

Baca juga: Peneliti: Ancaman kekeringan berpotensi pengaruhi harga bertabur

Mengaji juga: Ancaman kekeringan di pendahuluan mata

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020